Saat di Raudhah

Saya melihat wajah-wajah penuh khusyuk hilir mudik di tempat ini. Nabi SAW menyebutnya sebagai taman surga. Tiada yang lebih indah, kecuali bisa bersimpuh, merasakan kecilnya diri, ketika berada di sini.

Pikiranku menerawang jauh hingga berabad-abad lalu. Manusia paling mulia dahulu berjuang dari tempat ini. Di tempat inilah Nabi Muhammad SAW beribadah, memimpin salat, menerima wahyu, dan juga menjadi perkumpulan para sahabat Baginda Nabi.

Bahkan Nabi SAW menyebut bagi siapapun yang salat di tempat ini, akan diganjar dengan kebaikan ribuan kali lipat.

“Sholat di masjidku ini (Masjid Nabawi) lebih utama 1.000 kali dibandingkan sholat di masjid yang lainnya, kecuali di Masjidil Haram. Sholat di Masjidil Haram lebih utama 100.000 kali lipat daripada masjid lainnya.” (HR. Ahmad, Ibnu Khuzaimah, dan Hakim).

Para ulama mengatakan, ada dua makna dari Raudhah. Pertama, Raudhah adalah suatu tempat mulia yang dicintai Allah dan akan dipindah ke surga. Kedua, Raudhah dimaknai sebagai salah satu tempat jika orang beribadah di tempat tersebut akan mengantarkannya masuk surga.

Alhamdulillah

Exit mobile version